Hujan dan Doa

Ada yang menarik dalam perbincangan sore ini….. terkait hujan gerimis. Meskipun gerimisnya cuma sebentar dan terkesan ogah-ogahan, tapi menimbulkan gelitik rasa ingin tahu lebih tentangnya. Bukan soal gimana sih terjadinya hujan? Bagaimana hujan bisa terjadi? Karena itu sudah kita pelajari jaman SD, SMP, SMA…ato bahkan kuliah klo kalian memang menekuni dunia per-hujan-an hehe. Yuk kita lihat hujan dari kacamata doa ^^

Sebagian orang jika turun hujan merasa aktivitasnya terganggu, ada janji mau keluar rumah kagak bisa karena hujan dengan derasnya mengguyur bumi. Ujung-ujungnya ngeluh deh ” kok hujan sih, aduh ujan gak bisa pergi deh, telat datang meeting gara-gara ujan”. Padahal ada hadist Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam…waktu hujan turun adalah saat mustajabnya doa, doa semakin cepat sampai semakin cepat dikabulkan.

Ibnu Qudamah dalam Al Mughni mengatakan, ”Dianjurkan untuk berdo’a ketika turunnya hujan, sebagaimana diriwayatkan bahwa Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

اُطْلُبُوا اسْتِجَابَةَ الدُّعَاءِ عِنْدَ ثَلَاثٍ : عِنْدَ الْتِقَاءِ الْجُيُوشِ ، وَإِقَامَةِ الصَّلَاةِ ، وَنُزُولِ الْغَيْثِ

Carilah do’a yang mustajab pada tiga keadaan : [1] Bertemunya dua pasukan, [2] Menjelang shalat dilaksanakan, dan [3] Saat hujan turun.

Begitu juga terdapat hadits dari Sahl bin Sa’d, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

ثِنْتَانِ مَا تُرَدَّانِ الدُّعَاءُ عِنْدَ النِّدَاءِوَ تَحْتَ المَطَرِ

Dua do’a yang tidak akan ditolak: [1] do’a ketika adzan dan [2] do’a ketika ketika turunnya hujan.

Al Khottobi mengatakan, ”Air hujan yang mengalir adalah suatu karunia.” Ketika turun hujan kita dianjurkan untuk berdoa agar kebaikan dan keberkahan semakin bertambah, begitu pula semakin banyak manfaat.

Semoga dengan turunnya hujan membuat kita semakin bersyukur. Mari mulai sekarang kita manfaatkan momen turunnya hujan untuk memohon segala hajat pada Allah SWT,mohon kebaikan dunia dan akhirat, mendoakan bapak mamak, sanak kerabat dan kaum muslimin sekalian.

Air

Dan Kami ciptakan dari air segala sesuatu yang hidup.”

(Q.S. Al Anbiya:30)

Pernah ada penelitian oleh Dr. Masaru Emoto (Jepang) tentang perilaku air yang ternyata molekulnya berbentuk kristal segi enam yang indah. Ketika dibacakan kata “Arigatou” (terima kasih dalam bhs jepang), kristal membentuk sangat indah, ketika dihadapkan tulisan jepang “arigatou” kristal air juga membentuk keindahan yang sama. Tapi ketika ditunjukkan kata “setan” kristal berbentuk jelek. ketika diputakan Symphony (by Mozart), kristal muncul berbentuk bunga. Ketika diperdengarkan heavy metal, kristal hancur. Dan ketika dibacakan doa Islam, kristal bersegi enam dengan lima cabang daun muncul berkilauan. Subhanallah

Dari hasil penelitiannya dengan air di berbagai negara (Swiss, Berlin, Prancis, Palestina), dalam bukunya The Hidden Message in Water, Dr. Emoto menguraikan bahwa air bersifat mampu merekam pesan seperti pita magnetik atau CD. Ternyata air bisa mendengar, membaca dan mengerti pesan.

Air bukan sekedar benda mati. Dia menyimpan kekuatan, daya rekam, daya penyembuh, dan sifat lain yang perlu kita explore lebih lanjut. Islam adalah agama yang paling lekat dengan air, untuk bersuci (wudhu, mandi wajib, memandikan jenazah dll). Tetapi kita kadang tidak menyadarinya, dan dengan acuhnya membuang air secara mubazir bahkan mencemarinya.

 

Kalo sudah baca tulisan ini, sepatutnyalah kita mulai detik ini juga lebih menghargai air, mensyukuri hujan, menjaga kelestarian bumi tercinta.

 

adapted from many sources

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s