Japan (firstly arrived)

Bak mimpi rasanya bisa berada disini, yup, for school of course🙂 Bak mimpi pula rasanya akhirnya bisa menulis kali ini dengan gadget yang gambarnya buah apel digigit separuh hahaha…. Jujur sebelumnya gak pernah terbayangkan akan memilikinya (laptop dan hp) sekaligus dua. Yup, disinilah surgannya. at least for this gadget issue😛

ya ya…di posting sebelumnya ku juga sudah beberapa kali mengatakan bahwa ini sebuah miracle….so let’s stop it now, before you get bored.

ok cukuplah juga membahas soal si buah apel yang “kroak” <hihihi> karena ada banyak sekali postingan yang membahas lebih detail tentang gadget indah nan menawan ini <i love it love it *D> let’s just start writing from the beginning.

11 September 2013

Dengan menumpang pesawat Garuda Indonesia airways, sekitar pukul 11 malam *cocok sekali ya nomornya, 11 11 :p) kami (aku dan rombongan pelajar lainnya* terbang meninggalkan Bandara Internasional Soekarno Hatta, Indonesia dengan membawa mimpi masing-masing.

Terbang dalam kegelapan itu bak berada dalam teka-teki kehidupan. Pertama, kita tidak bisa melihat kondisi sekitar…pasrah sajalah sama Yang Maha Memberi Kehidupan. Kedua, surprise yang akan kita temui di ujung sinar mentari. Jadi sepanjang perjalanan hanya bisa memejamkan mata ataupun menonton film yang disediakan, atau hanya pura-pura menonton karena nyatanya mata terpejam #hehehe. Tapi di pagi harinya, saat mentari menyisipkan sedikit tangan cahayanya ke jendela pesawat….WOW…its start to heading the landing area. Japan. we are coming.

12 September 2013

Tiba pagi harinya di Bandara Narita, Jepang kami dijemput oleh Mrs. Erika Shimizu yang akan mengantarkan kami ke apato #our new nest for this one year#

Tapi bukan berarti setelah sampai apato, kami bisa langsung istirahat setelah hampir 9 jam duduk di pesawat. Kami harus langsung mengurus resident card, health insurance, fire insurance, mengecek fasilitas apato, dll sampai sore hari menjelang.

13 September 2013

ok the college life is introduced. we are going to the university to find out the way from our apato karena jaraknya tidaklah dekat. kami harus berjalan kaki sekitar 10 menit ke stasiun terdekat, lalu naik kereta 7 menit ke shonandai, dan naik bus 15 menit untuk mencapai kampus. Memang agak berkali-kali, tapi menyenangkan juga. Rasanya tak jauh berbeda seperti saat berada di Malang. Jarak dari rumah orang tua ke kampus Brawijaya ditempuh dengan berjalan kaki, naik angkot ke terminal, dan naik angkot lagi. Jadi ini bukan hal yang baru buatku hihihi

18 September 2013

Karena ingin melihat senpai wisuda, kami ikut mereka ke Mita Campus di Tokyo. Kalau kampusku di Sonan Fujisawa, yang jaraknya sekitar satu setengah jam dari Tokyo dengan kereta…. Mita Campus, letaknya di pusat kota Tokyo. Bahkan saat menyeberang jalan saja, kita bisa liat Tokyo Tower disana .. sugoii ne😉

Tokyo Tower from far view

Sampai di Mita Campus, aku juga masih terpesona……….bangunannya mempesona…

Mita campus 1 IMG_0076 IMG_0081

Karena kakak kelas sudah wisuda, so my campus life is begin ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s